Nubuatan Kedatangan Nabi Muhammad di Dalam Bible, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
(Abid Ahmad – Leeds UK -) Di dalam kitab Perjanjian Lama banyak memuat nubuatan-nubuatan berkenaan dengan akan dibangkitkannya seorang maha guru yang akan membawa syariat bagi seluruh alam. Dalam hal ini timbul beberapa pertanyaan yang perlu dijawab, “bagaimanakah kita akan bisa mengenali Rasul yang akan dibangkitkan ini? Dan bagaimanakah kita akan membedakan dia dengan Rasul-rasul lainnya?” jawaban dari pertanyaan tersebut ada dalam kitab Perjanjian Lama dan juga di dalam Kitab Perjanjian Baru itu sendiri.
Artikel ini didasarkan dari nubuatan asli dalam Injil agar bisa ditegaskan adanya identitas yang benar atas penantian lama utusan universal yang dinubuatkan dalam teks-teks Bible.
Pada masa diutusnya Nabi Isa as. Bangsa Yahudi sedang menunggu kedatangan tiga orang wujud suci yang didasarkan pada kitab mereka. Pertama, mereka mengantisipasi kedatangan Ilyas yang mana dalam masa dekat akan disusul dengan kedatangan Almasih atau Yesus. Menurut kepercayaan orang-orang Kristen kebangkitan kedua dari Ilyas sudah dipenuhi dalam wujud Yahya Pembaptis dan penantian lama dari wujud Almasih telah dipenuhi dengan kedatangan Yesus. Sehingga pada akhirnya masih ada seorang Rasul lagi yang ditunggu akan kedatangannya. Walaupun orang-orang Kristen juga menerapkan nubuatan-nubuatan berkenaan dengan Rasul yang ditunggu ini ke dalam wujud Yesus. Dalam konteks ini adalah menarik untuk diperhatikan pernyataan-pernyataan berikut yang terdapat dalam kitab Perjanjian Baru.
“Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: ’Aku bukan Mesias .’ Lalu mereka bertanya kepdanya : kalau begitu , apakah engkau Elia?’ dan ia menjawab : ‘Bukan!’ Engkaukah nabi yang akan datang?’ Dan ia menjawab: ‘bukan! (Yohanes 1:20-21)
“Mereka bertanya kepadanya, katanya: ‘Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia dan bukan nabi yang akan datang?’” (yohanes 1:25)
Siapa gerangan Rasul yang digambarkan di banyak tempat dalam bibel tersebut begitu banyak bukti dalam Bible dan tidak meninggalkan sedikitpun keraguan bahwa Rasul ini adalah Nabi Muhammad saw.
Artikel ini akan membahas nubuatan-nubuatan yang berhubungan dengan silsilah leluhur kenabian, tempat dibangkitkan dan pekerjan yang akan dilakukannya, nama dan sifat dari Kitab yang akan dibawa.
Silsilah keturunan
Berkenaan dengan silsilah keturunan Rasul tersebut, nubuatan-nubuatan ini sngat penting untuk diperhatikan.
“Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.” (Ulangan 18:15)
“Lalu berkatalah Tuhan kepadaku ‘Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini; aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” (Ulangan 18: 17-18)
“Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” (Kisah Para Rasul 3:22)
“lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi
Ibram dan Ibrahim menamai anak yang diahirkan Hagar itu Ismail.”
“Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Ibrahim dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan sesuai dengan firman Allah kepadanya, Ibrahim menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sarah baginya.” (Kejadian 16:15 Dan 21:2-3)
Dalam nubuatan disebutkan, Tuhan berfirman kepada Musa as dan dia berkata “seorang Rasul akan dibangkitkan diantara saudara-saudara kita.” Ini menunjukkan kepada sudara Yahudi yang tiada lain adalah bangsa Arab. Tidak ada seorang pun yang dapat membantah bahwa Muhammad saw dilahirkan diantara bangsa Arab. Adalah hal yang menarik untuk diperhatiakan bahwa banyak di dalam Bible yang sudah di revisi, ayat tersebut sekarang tertulis: “aku akan membangkitkan untuk mereka seorang rasul seperti kamu, seorang diantara bangsa mereka sendiri.” Hal ini memberikan kesan tentang seseorang yang akan dibangkitkan itu berasal dari bangsa Yahudi sendiri. Dengan demikian menunjukkan kepada Yesus. Juga tercantum di dalam nubuatan. “Seorang Rasul seperti saya (Musa) akan dibangkitkan.”
Hal ini menunjukkan kepada fakta bahwasannya Musa adalah seorang Rasul yang membawa syariat. Dengan demikian ayat ini tidak bisa ditunjukkan kepada Yesus karena dia bukanlah seorang Rasul yang membawa syariat.
“Janganlah kalian menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya melainkan untuk menggenapinya.” (Matius 5: 17)
Oleh karena itu sekali lagi ayat ini dilihat secara jelas untuk ditujukan sepenuhnya dalam wujud Muhammad saw yang mana beliau saw membawa syariat Musa as.
Silsilah Keturunan Ismail
Penjelasan khusus yang terperinci mengenai silsilah keturunan dari Ismail as sebagai berikut:
“Lagi kata Malaikat Tuhan itu kepadanya: ‘Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya. ‘Selanjutnya kata malaikat Tuhan itu kepadanya: ‘Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismail, sebab Tuhan telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.” (Kejadian: 16:10-11)
“Tentang Ismail Aku telah mendengarkan permintaaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja dan aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.” (Kejadian 17: 20-21)
Dan kedua anak laki-laki nabi Ibrahim ini telah dijadikan bangsa yang besar dan diberkati.” (Kejadian 17:5-9). Oleh karena itu jenis ganjaran yang dianugerahkan kepada anak cucu nabi Ishak telah diberikan kepada anak cucu nabi Ismail. Ini adalah sebuah bukti yang diakui oleh para cendikiawan Kristen. (Lihat Scofield Reference Bible, p. 25)
Tiada keraguan bahwa Muhammad saw adalah keturunan langsung dari nabi Ismail as dan bukti ini tidak tidak dapat dibantah sebagaimana bukti-bukti yang meyakinkan di bawah ini.
1. Keturunan Qurays adalah suku dari Muhammad saw. Mereka percaya dan meyakini sebagai keturunan Ismail as. Jika pengakuan ini salah maka keturunan asli nabi Ismail akan mengajukan keberatan, namun tidak ada kaum lain yang pernah menyatakan demikian. Dan tidak ada satu keberatan pun yang pernah muncul.
2. Di dalam Kejadian 17:20-21 Allah menjanjikan untuk memberkati anak cucu nabi Ismail dan akan menjadikan suatu bangsa yang besar. Jika Orang-orang Arab bukan dari keturunannya dimanakah bangsa yang besar itu?
3. Menurut Kejadian 25: 18 keturunan nabi Ismail bertempat tinggal dari Havilah sampai Tsur yang berlawanan arah dengan Mesir. Dari petikan ini menandakan kepada bagian luar Jazirah Arabia. Bahkan Paus mengakui bahwa Hajjar mempunyai hubungan dengan bangsa Arab. “Sekarang Hajjar adalah nama bukit Sinai di Arab”. (Galatia 4:25)
Bagan silsilah keturunan Nabi Ibrahim as.
Ibrahim
Ismail as Ishak as
Suku Qurays Suku Israil
(Arab) (Yahudi)
Muhammad saw Musa as
(Isa yang dijanjikan) Isa as
4. Kedua belas putra dari Ismail as yang disebutkan dalam Kejadian 25:13-15 mewakili ke 12 wilayah suku Arab.
5. Kedar adalah anak laki-laki dari Ismail as dan diakui sebagai keturunannya yaitu bangsa Arab yang berkedudukan di bagian selatan Arab. (Bib. Cyc. By. J. Eadie, London, 1862)
Adalah benar bahwa Tuhan memberikan satu janji kepada Ishak as (Kejadian 17:21) Namun keturunan dari Ishak as (bangsa Yahudi) kehilangan anugerah kenabian disebabkan oleh perbuatan-perbuatan keji mereka, dan penolakan yang terus menerus terhadap tanda-tanda Tuhan.
Oleh karena itu keagungan anugerah sebagai manusia yang terpilih sekarang menjadi milik keturunan lain dari nabi Ibrahim as yakni keturunan nabi Ismail as. (Bangsa Arab)
Janji Tuhan kepada Nabi Ismail as untuk membekati keturunannya sekarang sudah terpenuhi. Jika hal ini tidak terjadi maka kita akan berkeyakinan bahwa Tuhan tidak menjaga janji-Nya kepada Nabi Ismail as dan tidak memberkati keturunannya.
Bukit Paran
Bukit Paran tempat kebangkitan dari Rasul yang dijanjikan ditunjukkan dalam ayat-ayat Kitab Perjanjian Lama yang dapat dengan mudah diidentifikasi:
“Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu kepada orang Israel sebelum ia mati. Berkatalah ia, ‘Tuhan datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah sepuluh ribu orang kudus; disebelah kanannya tampak kepada mereka api yang menyala…(Ulangan 33:1-4)
“Allah datang dari negeri teman dan yang Maha kudus dari pegunungan Paran. Sela keagungan-Nya menutupi segenap langit dan bumi penuh dengan pujian kepada-Nya…(Habakuk 3:3-7)
Nabi Musa as dibangkitkan di bukit Sinai sebagaimana dibuktikan:
“Lalu anugerah Tuhan ke atas gunung Sinai ke atas puncak gunung itu maka Tuhan memanggil Musa ke puncak gunung itu dan naiklah Musa ke atas.” (Keluaran 19:20)
“Seir” yang teletak di Palestina menunjukkan kepada tempat kepada kebangkitan Isa as dan adalah bagian dari dunia dimana mukjizat-mukjizat nabi Isa as terjadi.
Paran adalah nama bukit di Hijaz yang terletak di antara Mekkah dan Madinah. Rasulullah saw lah yang memimpn 10.000 pengikutnya yang telah melewati lembah Paran ketika beliau saw menaklukkan Mekkah. Dengan demikian kebangkitan dari Nabi Muhammad saw juga ditunjukkan di dalam ayat ini.
Kedar
Arabia secara terperinci disebutkan di dalam ayat-ayat (Isaiah) berkenaan dengan pengikut-pengikutnya. (Isaiah 21:13-16) dan (Isaiah 42: 11). Ayat pertama jelas-jelas menunjukkan kepada terjadinya perang Badar yang mana dalam pertempuran tersebut orang-orang Musyrik Arab melarian diri dari serangan pedang-pedang orang-orang Islam yang dipimpin oleh Rasululllah saw. Dan dimana kekuatan daripada Musyrikin Arab atau Kedar dihancurkan hanya dalam tempo 1 tahun sejak hijrah dari Mekkah. Ayat kedua adalah referensi lain dari bangsa Arab itu sendiri.
Mekkah
Referensi yang sangat kuat yang menunjukkan tempat disebutkan dalam Zabur.
“Sebagaimana mereka melintasi lembah Bakka.” (zabur 84:7)
Inilah lembah Bakka (Bakkah dalam bahasa Arab) yang teletak di mekkah, disabdakan oleh nabi Daud as lembah Bakka ini juga disebutkan dalam Alquran:
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) mausia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh manusia.” (Ali Imran 3:97)
Islam
Islam adalah nama yang telah diberikan kepada pesan Yesus yang dibawa oleh Rasulullah saw sendiri. Akan tetapi dari Kitab Perjanjian Baru kita dapatkan:
“Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh Tuhan.” (Yeremia 28:9)
Mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang “damai sejahtera” dalam bahasa Ibrani adalah “shalom” yang berakar dari bahasa Arab tiada lain adalah Islam (damai).
Seorang Penasehat (Penghibur)
Nama kadang-kadang menunjukkan kepada satu gelar dan adalah tepat bahwa Rasulullah saw akan dipanggil sesuai dengan sifatnya yang kita dapatkan di dalam:
“Namun benar yang kukatakan ini kepadamu; adalah lebih berguna bagi kamu, jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu. Tetapi jikalau aku pergi, aku akan mengutus dia kepadamu…(Yohanes 16:7-11)
“Aku akan minta kepada Bapa dan ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain supaya ia menyertai kamu selama-lamanya…”(Yohanes 14:16-17) “Tetapi penghibur, yaitu roh kudus , yang akan diutus oleh Bapa dalam namaku dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu.” (Yohanes 14: 26-27)
Kata penasehat (Penghibur) diterjemahkan di dalam buku Comforter di dapati di dalam teks Yunani dengan sebutan Paraklit (Penolong atau Roh Kebenaran). Yang mana itu adalah kata yang berubah dari asalnya “Periclytos.”
Terjemahan harfiyah dari kata “Periclytos” kedalam bahasa Arab adalah Muhammad. Oleh karena itu Isa as menubuatkan akan kebangkitan seorang Rasul Suci dengan nama yang telah dia (Isa as) berikan pada kelahirannya 5 abad kemudian dan hal itu sunguh luar biasa bahwasannya Muhammad adalah orang pertama diantara orang Arab yang diberi nama ini.
Nabi-nabi Palsu
Secara alami dalam perjalanan waktu, orang-orang yang tidak sabar akan terus menerus mencarai utusan. Malahan beberapa diantara mereka berusaha untuk mendakwakan diri menjadi Rasul untuk mengelabui orang-orang yang mempunyai keimanan lemah. Orang-orang ini diperingatkan dalam Bible sebagai berikut:
“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnya kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik…jadi buahnyalah kamu akan mengenal mengenai mereka.” (Matius 7:15:20)
Isa as memperingatkan dari menjadi nabi palsu dan dengan jelas disebutkan bahwa seorang utusan benar dari Tuhan akan bisa dibedakan dengan buah-buah yang dia hasilkan.
Pertama mengapa Isa as memperingatkan dari menjadi utusan palsu jika tidak ada lagi rasul rasul baru yang akan datang. Mengapa dia justru tidak mengatakan bahwa seseorang yang mendakwakan dirinya menjadi utusan pada waktu yang akan datang menjadi utusan palsu dengan kekecualian dia sendiri yang mana akan dengan jelas bisa dikenali ketika dia kembali di dalam wujud yang sama (sebagaimana keyakinan orang Kristen). Disebabkan atas peringatannya adalah jelas bahwa rasul-rasul yang benar akan dibangkitkan di masa yang akan datang.
Yang kedua, jika Muhammad saw adalah seorang rasul palsu sebagaimana orang-orang Kristen katakan, maka bagaimanakah dengan bukti-bukti adanya jumlah pengikut Islam yang besar dan grafik perkembangannya yang meningkat? Sungguh jelas adanya 1 milyar pengikut Islam ini menunjukkan atas bukti-bukti dari pohon yang baik dan tentulah Muhammad saw adalah seorang Rasul yang benar sebagaimana sabda Yesus “Pohon yang buruk tidak akan bisa menghasilkan buah yang baik.”
Kitab Suci Alquran
Kitab yang dibawa oleh Rasulullah saw adalah suatu kitab yang diwahyukan dari Tuhan. Sebagaimana referensi bisa dilihat dalam Bible:
“Dan aku melihat seorang Malaikat lain yang kuat turun dari surga, berselubung awan, dan pelangi ada diatas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api. Dalam tangannya ia memengang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya diatas bumi dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.” (Wahyu Kepada Yohanes 10:1-3)
Ayat di dalam Bible ini menunjukkan kepada surah pembukaan dalam Alquran yaitu surah Alfatihah. Ini adalah surah yang terpenting dalam Alquran dan memuat segenap intisari yang terkandung dalam isi Alquran.
Di dalam bahasa Ibrani kata yang menunjukkan kepada makna “buka” (Kitab kecil yang terbuka) dari akar yang sama dalam bahasa Arab adalah fatihah. Ketujuh guruh mewakili pada tujuh ayat dalam surah ini.
Ringkasan
Dengan bukti-bukti yang jelas semacam itu tidak ada sedikitpun keraguan bahwa seorang utusan yang sudah dinubuatkan dalam Kitab Perjanjian Lama tiada lain adalah nabi Muhammad saw.
Diterjemahkan dari Review Religions, vol. 89, no. 11, Novemer 94) Penterjemah Cepi sofyan Nurzaman dkk)
Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Darsus no 22 Agustus 1997



18 Responses to “Nubuatan Kedatangan Nabi Muhammad di Dalam Bible”
Ehm Boleh juga, tapi baca lagi injilnya dengan baik dan sesuaikan dengan zaman. Saya yang baca jadi geli
@Abu
makasih atas commentnya… ya memang bible selalu ada revisi, ga tau tiap brapa tahun. untuk teks injil disini saya sesuaikan egan alkitab tahun 90an. ya sma aja artinya, tapi ada juga yang sudah berubah katanya.
@admin
Iya harus d sesuaiin ama zaman tuh. Tahun depan injil dah berubah lho…
hahahhaha…
Org Kristen tuh bodoh atw emg sengaja melakukan penghinanaan. Klu mereka pcya injil itu firman Tuhan, kok berani-beraninya mereka melakukan revisi..Sekarepe dewe..
Guoblog!!!!!
@muslim,
ente yang guoblok..!
Revisi yg dimaksud bukan merubah isi/esensi yg ada,tapi penalaran harfiah di setiap kata2,disesuaikan dengan bahasa dan bangsa di mana Alkitab beredar,mgkin kalo di Indonesia kek semacem EYD gitu istilahnya.biar gak salah kaprah….biar betul2 dipahami…ini yang namanya “cara pintar”.
Bukan dengan cara di”perkosa”.!! ngerti gak ngerti pokok’e kudu Bahasa arab.(karena kalo ada yg salah ucap gak bakalan ada yang tau…hi.hi..hi.. lawong sama2 gak paham…hahaha..)
saya punya Ilustrasi..
ada seekor kucing terperosok kedalam sumur yg dalam,kering bahkan gelap.apa menurut anda kucing tersebut dapat dgn sendirinya naik keatas dan terselamatkan?,meski anda sudah menjulurkan tali dgn ember terikat diujungnya? jawabanya sudah pasti tidak..!!
satu-satunya jalan untuk menyelamatkannya adalah Anda harus turun kebawah sumur dgn membawa senter/cahaya,lalu memasukan si kucing kedalam ember diujung tali timba tsb,dan meminta sesorang menariknya dari atas,untuk kemudian baru anda menyusul naik keats saat si kucing dipastikan selamat.
begitulah sebuah filsafat dari sbuah agama yg disebut KRISTEN/NASRANI.
Kucing=Manusia
Sumur=Dunia
Tuan=Yesus
Cahaya=Roh Kudus
Seseorang diatas= Allah
Tuhan tahu manusia itu bodoh…jadi dia akan lakukan cara yang mungkin juga menurut manusia seperti anda adalah usaha bodoh, seperti me-revisi dan membuat injil tidak dgn satu bahasa.
semoga membantu…
btw, buat yg punya Blog..Anda benar2 telah melakukan propaganda.
tolong baca lagi “bible” anda itu.
atau saya dgn hati akan “meminjam”kan Alkitab saya kepada Anda…
jawaban sya untuk sdri angelical. sya tidka berniat propaganda, sya hnya menyampaikan fakta suatu kebenaran menurut keyakinan sya. benar atau tidak tentu masing-masing kita yang menilai, kalo slah silahkan di koreksi kalau benar yang silahkan diambil, itu sja. layaknya seperti Para nabi yang meyampaikn pesan ilahi kepada keyakinan mayoritas masyarakat setempat. Tentu secara sosiologis dan fakta historis pun menujunkan bahwa para nabi Allah itu ditentang matian-matian karena telah menyebarkan suatu “propaganda” kepada masyarakat yang sudah mendarah daging dengan keyakinan mereka, yang padahal mereka tidak sadar. itulah kebenaran.
Masalah revisi Bible, sya mengerti alur berpikir sdri Angelical. Teorinya memang begitu, dan Alquran pun seperti itu, tidak melulu bahasa Arab, ada terjemahannya, terjemahan yang mengikuti bahasa setempat. terjemahan yang disertakan teks aslinya, sehingga keotentikannya terjaga. tetapi bible tidak, kita tidak tahu aslinya dimana, sehingga keotentikannya diragukan. yang ditakutkan akan terjadi pergeseran makna dan bisa fatal artinya.
Sebaiknya baca lagi Quran dan bandingkan dengan kitab anda. Anda akan tahu mana kalimah tuhan, mana karangan manusia. Itu juga kalau anda diberi petunjuk oleh Tuhan.
hmmm..menarik sekali..saya mo nanya!!!
1. Klo memang Yesus sudah menyatakan tentang Muhammad kepada para murid Yesus sendiri, kenapa para murid tidak menyatakan apa-apa tentang muhammad ???, mereka bahkan tidak pernah menunggu kedatangan Muhammad !!!!
2. Pernyataan bahwa Alkitab palsu datang pertama sekali dari Muhammad setelah 500 tahun kemudian, dimana ajaran Kristen telah menyebar, pertanyaannya !! knapa selama 500 tahun tersebut tidak terjadi pertentangan mengenai ajaran Kristen kalau memang sudah dipalsukan, padahal ajaran tersebut telah tersebar luas ????
Soal revisi ???, siapa yang revisi omm/mbakkk…kalau ada perbedaan penulisan itu sichh masalah terjemahan saja…yang penting maknanya tidak berubah…dari zaman dahulu ampe sekarang saya tidak pernah mendengar makna dari Alkitab yang berubah…
Dulu saya dengar Yesus mati di salib, sampai sekarang juga begitu..tetap mati disalib..
Lagian, tau darimana Alkitab palsu ???, apa saudara punya yang asli untuk dibandingkan ???
Tambahan..sepertinya kitab anda juga telah mengalami revisi…mo lebih jelas ???
Tanya om Google yachhh…..
INFO TERBARU AKHIR ZAMAN
http://www.penuai.wordpress.com
satu lagi, klo memang alkitab itu dah dipalsukan, kenapa anda malah mengutip ayat-ayat dari Alkitab untuk membuktikan nubuat kedatangan muhammad ????
pak Admin, maksudnya si Abu “sesuaikan dengan jaman” itu adalah “menginterpretasikan secara kontekstual”..
Kok jadi masalah revisi2an…
Btw, kalau teori anda benar, dan murid2 Yesus menyampaikan ajaran yg sama sekali berbeda dengan teori anda, maka berarti misi Yesus gagal total. Dia gagal menyampaikan nubuat kepada murid2Nya sendiri. Kalau misi Yesus gagal total, maka dia bahkan bukan nabi, dan dengan demikian teori anda sudah runtuh semua dari awal.
Menanggapi karya Yesus, kita cuma punya 2 pilihan: Dia itu Mesias, atau penipu. Saya rasa pilihan yg kedua sangat mustahil untuk orang sekaliber Yesus.
seru rasanya baca comentar pembaca artikel ini. dari semua penjelasan di atas tidak semuanya benar dan tidak semuanya salah. dan saya sangat berterima kasih untuk usaha penulis yang telah berusaha mengungkapkan kebenaran. saya rasa tidak perlu kita memperdebatkan masalah muhamad atau yesus juga injil atau quran. pesan saya adalah ujilah dirimu sendri apakah saya sudah sesuai dengan kehendak Allah atau belum??????????? terima kasih
agama damai itu membawa kedamaian dan kesejukan hidup, bukan perang dan kekerasan, sep di aceh, pilipina, thailand semua pemberontak nyak tidak pernah memberikan kedamaian
menarik….
Setidaknya marilah kita bersama-sama mencari sebuah kebenaran, karena itulah Allah memberi kita akal. Jangan beragama A hanya karena orangtua kita beragama A. Kita manusia benar-benar lemah di hadapan-Nya.
Allahumma ajirna minannar.
@penuai: siapa yg blg kristen gak bertentangan…? Cari aja kisah arianus di google ato seputar konsili nicea 325 M, yaitu yesus yg diangkat jdi tuhan,
Eh 5f salah tulis bkan arianus tpi arius
Assalamualaikum Guys ;D
Sebelumnya terima kasih udah bisa baca artikelnya dengan paparan yang menarik.
Mantab Bro….!!!
Semakin banyak artikel seperti ini akan semakin membuat saya umat Kristen mengintrospeksi ke dalam diri saya sendiri khususnya.
Topik agama Samawi ini akan menjadi sangat menarik untuk dikaji lebih dalam jika kita bisa berfikir secara luas dan terbuka mengakui bahwa kebenaran itu relatif tergantung kepada individu yang memiliki iman kepada masing-masing agama.
saya mengajak kita semua bangsa Indonesia untuk lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa apapun agamanya dan lebih mengedepankan toleransi dalam perbedaan terlebih kesamaan perbuatan mulia untuk membuat Bangsa dan Negara Indonesia ini menjadi lebih maju.
Sahabatmu,
Josh
indahnya islam karena islam menyetujui
adanya toleransi antar beragama,
“bagiku agamaku dan bagimu agamamu”, untuk menghindari kontroversi dan permusuhan antar umat beragama yang dapat mencelakakan dunia. ^^
Leave a Reply: