<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agama Islam &#124; artikel &#124; alquran  &#124; rasulullah saw</title>
	<atom:link href="http://agamaislam.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agamaislam.info</link>
	<description>Agama Islam Online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Jan 2010 04:16:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Manfaat Zikir dan Terhindar dari Dosa</title>
		<link>http://agamaislam.info/ibadah-islam/manfaat-zikir-dan-terhindar-dari-dosa/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/ibadah-islam/manfaat-zikir-dan-terhindar-dari-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 04:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibadah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Zikir dan Doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[ Berzikir sangat besar manfaatnya bagi kita, dalam hal bahwa manusia menjalankan kehidupannya senantiasa di hadapan cahaya Tuhan yang dari itu dosapun akan terpangkas. Tujuan berzikir zikira ialah supaya manusia jangan melupakan Tuhan dan senantiasa melihat-Nya dihadapannya. Dengan cara itu dia akan selalu terhindari dari dosa.
Tertera di dalam tadzkiratulauliyaa&#8217; (nasehat para wali) bahwa ada seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-157" title="Berzikir" src="http://agamaislam.info/wp-content/uploads/2010/01/Berzikir.jpg" alt="Zikir - Mengingat Allah" width="163" height="167" />Berzikir sangat besar manfaatnya bagi kita, dalam hal bahwa manusia menjalankan kehidupannya senantiasa di hadapan cahaya Tuhan yang dari itu dosapun akan terpangkas. Tujuan berzikir zikira ialah supaya manusia jangan melupakan Tuhan dan senantiasa melihat-Nya dihadapannya. Dengan cara itu dia akan selalu terhindari dari dosa.</p>
<p style="text-align: justify;">Tertera di dalam <em>tadzkiratulauliyaa&#8217;</em> (nasehat para wali) bahwa ada seorang pedangan yang telah membeli dagangan seharga 70.00 dan menjual 70.00, namun dia satu detikpun tidak pernah berpisah dengan Tuhan.  Jadi ingatlah bahwa hamba Allah yang sempurna ialah yang berkenaan dengan mereka Alah berfirman   <em>Laa tulhiikum tijaarotun wala bay&#8217;un &#8216;an dzikrillahi </em>- perniagaan dan jual beli tidak melalaikan mereka dari berzikir pada Allah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-154"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dan apa hubungan zikir ilahi dengan terhindarnya dari dosa?</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang yang selalu ingat kepada Allah, seorang yang selalu merasa bahwa Allah ada dihadapannya, mana pula dia akan melakukan dosa. Dia tidak akan berani melakukan kesalahan dengan membangkang terhadap wujud yang dia anggap MahaKuasa, Maha Unggul dan yang dia anggap paling dahsyat dalam hal menghukum.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menyebabkan seorang melakukan dosa adalah keasingan dengan tuhan, oleh karena itu dosa merupakan nama dari keterasingan/kegaiban. Pada hakikatnya dosa ialah nama lain dari jauh dari Tuhan. Jika keadaan jauh itu bersifat sementara maka dosa pun adalah sementara. dan jika keadaan jauh itu menjadi permanen maka dosa pun akan hinggap selamanya.  <em>Subhaana Mayyarooni&#8230;. </em>Dia tengah melihat saya, maha suci Zat yang selalu melihat saya.  kita tentu tidak akan membiarkan pikiran kita asing terhadap Allah dan sebaliknya dipenuhi dengan hal-hal yang selain itu, maka hati-hatilah dosa akan menjadi teman dalam keteraasingan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">perbanyaklah berzikir!!</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/ibadah-islam/manfaat-zikir-dan-terhindar-dari-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebebasan Beragama dan Berkayakinan di Indonesia Masih Memprihatinkan</title>
		<link>http://agamaislam.info/berita-islam/kebebasan-beragama-dan-berkayakinan-di-indonesia-masih-memprihatinkan/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/berita-islam/kebebasan-beragama-dan-berkayakinan-di-indonesia-masih-memprihatinkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 03:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Beragama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[ Bentuk tindakan intoleransi yang paling banyak adalah penebaran kebencian terhadap kelompok, negara/bangsa tertentu (20 kasus). Kemudian, penyerangan, perusakan dan penggerebekan rumah, bangunan, atau tempat ibadah (18 kasus), tuntutan pembubaran Ahmadiyah (10 kasus) dan penyesatan (9 kasus).
JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah diminta untuk lebih memperhatikan isu-isu berkaitan dengan kehidupan keagamaan di Indonesia, terutama menyangkut pluralisme dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;"><em>Bentuk tindakan intoleransi yang paling banyak adalah penebaran kebencian terhadap kelompok, negara/bangsa tertentu (20 kasus). Kemudian, penyerangan, perusakan dan penggerebekan rumah, bangunan, atau tempat ibadah (18 kasus), tuntutan pembubaran Ahmadiyah (10 kasus) dan penyesatan (9 kasus).</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://agamaislam.info/wp-content/uploads/2010/01/kebebasan-beragama21.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-152" style="margin: 5px 10px;" title="kebebasan-beragama2" src="http://agamaislam.info/wp-content/uploads/2010/01/kebebasan-beragama21.jpg" alt="" width="252" height="170" /></a>JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah diminta untuk lebih memperhatikan isu-isu berkaitan dengan kehidupan keagamaan di Indonesia, terutama menyangkut pluralisme dan kebebasan beragama serta berkeyakinan, mengingat hingga saat ini permasalahan tersebut masih terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-150"></span>Menurut Direktur Wahid Institute Zannuba Arifah Chafsoh atau yang akrab disapa Yenny Wahid, di Jakarta, Selasa, situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia masih memprihatinkan. Kondisi ini tercermin dari masih tingginya angka kasus pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Situasi keagamaan di Indonesia ini masih memprihatinkan. Pemerintah juga terkesan masih malu mengakui adanya masalah kebebasan beragama dan berkeyakinan, padahal itu riil terjadi,&#8221; katanya disela sela peluncuran laporan akhir tahun Wahid Institute tentang kebebasan beragama dan kehidupan keagamaan Indonesia 2009.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengatakan, pada praktiknya pemerintah masih menempatkan isu kebebasan beragama dan berkeyakinan sebagai isu kedua dan bukan merupakan prioritas untuk segera diatasi. &#8220;Banyak kasus terjadi tetapi sepertinya pemerintah tenang-tenang saja,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil laporan Wahid Institute selama tahun 2009 menunjukkan, terdapat 35 kasus pelanggaran kebebasan beragama yang dilakukan aparat negara. Sebaran wilayah pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan tersebut, yaitu sepuluh kasus di Jawa Barat, delapan kasus di Jawa Timur, empat kasus di Jakarta, tiga kasus di Jawa Tengah, tiga kasus di Nusa Tenggara Barat, tiga kasus di Sumatera, dua kasus di Sulawesi, dan satu kasus di Kalimantan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kriminalisasi Keyakinan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dilihat dari aktor yang terlibat dalam pelanggaran tersebut, 45 persen atau 18 kasus melibatkan kepolisian, 20 persen atau delapan kasus melibatkan pemerintah daerah, 15 persen atau enam kasus libatkan pemerintah desa dan kecamatan dan 10 persen atau empat kasus melibatkan kejaksaan dan Bakorpakem.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, 5 persen atau dua kasus melibatkan pengadilan, serta sisanya 5 persen atau dua kasus melibatkan aktor lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditinjau dari segi bentuk pelanggaran, sembilan kasus berkaitan dengan pelarangan keyakinan, tujuh kasus pembiaran, tujuh kasus kriminalisasi keyakinan, lima kasus pembatasan aktivitas keagamaan, lima kasus pelarangan tempat ibadah, dan dua kasus pemaksaan keyakinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang 2009, peristiwa intoleransi antarumat beragama tercatat sebanyak 93 kasus. Kasus terbanyak terjadi pada Juni hingga November 2009.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Koordinator Wahid Istitute Rumadi, peningkatan isu intoleransi pada Juni 2009 tampaknya dipicu hiruk pikuk kampanye pemilihan presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">Bentuk tindakan intoleransi yang paling banyak adalah penebaran kebencian terhadap kelompok, negara/bangsa tertentu (20 kasus). Kemudian, penyerangan, perusakan dan penggerebekan rumah, bangunan, atau tempat ibadah (18 kasus), tuntutan pembubaran Ahmadiyah (10 kasus) dan penyesatan (9 kasus).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Meski potret kebebasan beragama dan iklim toleransi pada 2009 ini belum bisa dikatakan cerah, namun sejumlah kemajuan sepanjang 2009 patut membawa apresiasi dan perhatian,&#8221; kata Rumadi saat menjelaskan hasil laporan tahunan Wahid Institute.</p>
<p>Laporan tahunan Wahid Institute tersebut disusun berdasarkan hasil pemantauan tim yang bekerja secara nasional, khususnya di 11 wilayah di Indonesia diantaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Banten. (Victor AS/Ant)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/berita-islam/kebebasan-beragama-dan-berkayakinan-di-indonesia-masih-memprihatinkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Tahunan Ahmadiyah Berlangsung Sukses</title>
		<link>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-tahunan-ahmadiyah-berlangsung-sukses/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-tahunan-ahmadiyah-berlangsung-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:42:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[ Qadian - Jalsan Salanah (Pertemuan Tahunan Ahmadiyah) yang berlangsung selama tiga hari ditutup hari ini, dengan pidato yang disampaikan oleh Hadhrat Mirza Masroor Ahmad &#8211; live dari London melalui MTA (Muslim Television Ahmadiyya ) internasional.
Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifah Ahmadiyah Internasional mengatakan dalam pidato penutupannya pada hari senin bahwa arti penting dari pertemuan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;"><strong>Qadian </strong>- Jalsan Salanah (Pertemuan Tahunan <strong>Ahmadiyah</strong>) yang berlangsung selama tiga hari ditutup hari ini, dengan pidato yang disampaikan oleh Hadhrat <strong>Mirza Masroor Ahmad</strong> &#8211; live dari London melalui MTA (Muslim Television Ahmadiyya ) internasional.</p>
<p>Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifah Ahmadiyah Internasional mengatakan dalam pidato penutupannya pada hari senin bahwa arti penting dari pertemuan ini adalah untuk menyebarkan ajaran-ajaran pendiri Ahmadiyah, cinta universal dan persaudaraan dan perdamaian melalui upaya tulus dan doa yang sungguh-sungguh.</p>
<p>Dalam Pidatonya juga, beliau meminta pengikutnya untuk memperlihatkan contoh teladan dari kebenaran yang tinggi, kejujuran dan kesalehan. dengan demikian mereka dapat memenuhi keinginan luhur pendiri Ahmadiyah.</p>
<p>Beliau juga mengatakan bahwa Jamaah Ahmadiyah selalu menghadapi perlawanan yang sengit dari berbagai penjuru dari para Mullah fanatik untuk menghambat kemajuan Ahmadiya. tetapi mereka tidak bisa menghentikan kemajuan kita karena iman dan kepercayaan islam kita ada pada amal nyata.</p>
<p>Hadhrat Mirza Masroor Ahmad berkata dalam pidatonya bahwa beberapa mullah India menuntut unuk melarang acara Jalsah  Salanah Qadian ini. Beliau mengatakan pemerintah India tahu betul mana yang benar mana yang salah, Pemerintahan ini merupkan salah satu pemerintah yang cerdas.</p>
<p>Sesi diakhiri dengan doa yang diikuti oleh jutaan pengikut Ahmadiyah di seluruh dunia melalui MTA (Muslim Television Ahmadiyya) dalam siaran langsung dari London, Inggris. Hampir 20.000 orang dari 26 negara ikut berpartisipasi dalam jalsah ini. Ribuan wanita juga ikut serta dalam acara ini.</p>
<p>Banyak tokoh terkemuka juga datang di Qadian turut berpartisipasi dalam acara jalsah ini. Mereka juga mendapat kesempatan berpidato dalam acara ini.</p>
<p>Pembicara terkemuka, Akal Takht Jathedar, Giani Gurbachan Singh, anggota kongres lokal Partap Singh Bajwa, dan RSS Incharge Uttar Pradesh dan Uttarakhand, Dhawaj. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh terkemuka dari semua kalangan.</p>
<p>Termasuk disini nama-nama seperti Seperti Sewa Singh Sekhwan, Menteri kabinet, pemerintahan Punjab, Pemimpin Kongeres Fateh Jung Singh Bajwa, mereka semua berbicara tentang kemanusiaan, cinta sesama dan juga memuji Komunitas Muslim Ahmadiyah dalam upaya memerangi kemiskinan dan menciptakan keharmonisan masyarakat tanpa diskrimnisari kesukuan, keyakinan atau agama. (PunjabNewsline/Maqbool Ahmed/AI)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-tahunan-ahmadiyah-berlangsung-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Ahmadiyah Dihadiri Ribuan Orang</title>
		<link>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-ahmadiyah-dihadiri-ribuan-orang/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-ahmadiyah-dihadiri-ribuan-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 10:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[ Senin, 28 Desember 2009
Qadian (India) &#8211; Hari pertama dari tiga hari Kegiatan Jalsah Salanah Qadian (Annual Convention) dimulai dengan semangat luar biasa. Jalsah ke-118 Ahmadiyah ini dimulai dengan upacara penaikan bendera dan diikuti dengan doa bersama dan pembacaan Alquran.
Pidato pertama disampaikan oleh Maulana Muhammad Inaam Ghori yang menyoroti tentang pentingnya jalsah. Dia mengatakan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;"><span style="color: #888888;">Senin, 28 Desember 2009</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Qadian</strong> (India) &#8211; Hari pertama dari tiga hari Kegiatan Jalsah Salanah Qadian (Annual Convention) dimulai dengan semangat luar biasa. Jalsah ke-118 Ahmadiyah ini dimulai dengan upacara penaikan bendera dan diikuti dengan doa bersama dan pembacaan Alquran.</p>
<p>Pidato pertama disampaikan oleh Maulana Muhammad Inaam Ghori yang menyoroti tentang pentingnya jalsah. Dia mengatakan bahwa karena rencana Allah semata, Jalsah salanah ini telah berlangsung terus menerus sejak 118 tahun lalu. Pidato kedua disampaikan oleh Dr. Saleh Muhammamad Aladin mengenai Eksistensi Tuhan. Mengutip dari ayat Alquran, dia menjelaskan bahwa silih bergantinya malam dan siang dan penciptaan benda-benda langit, ada tanda-tanda bagi orang yang merenungkan nya dan dan membuktikannaya dengan dengan bukti-bukti astronomis. Pidato ketiga acara Jalsah Ahmadiyah disampaikan oleh Maulana Karemuddin Syahid mengenai Kehidupan Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Jamaah Ahmadiyah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-123"></span>Lebih dari 20.000 pengikut Ahmadiyah dari seluruh india dan dari luar negeri termasuk 5.203 delegasi dari  Paksitan, berkumpul di Qadian distrik Gurdaspur, Punjab &#8211; berpartisipasi dalam 3 hari kegiatan rohani ini. Setiap hari dimulai dengan shalat tahajud &#8211; ibadah tengah malam dan dilanjutkan dengan shalat subuh.</p>
<p>Acara jalsah dibagi menjadi dua sesi, dengan jeda singkat dengan shalat zuhur dan berakhir pada malam hari juga diikuti dengan shalat.</p>
<p>Dalam kesempaan Jalsah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifah Ahmadiyah seluruh dunia menyampaikan pidato secara live melalui Saluran televisi mereka, MTA (Muslim Televition Ahmadiyya) &#8211; menyatankan kepada para peserta untuk menghabiskan seluruh kegiatan dalam ibadah, keshalehan dan senantiasa mengingat Allah.</p>
<p>Dalam sesi kedua, Muhammad Inam Ghori, berbicara mengenai Kehiduapan Rasulullah  dalam hubungannya dengan Allah, Kemudian diikuti pidato dari Muneer Ahmad Khadim dengan topik Pentingnya Khilafah&#8221;. (PunjabNewsLine/Maqbool Ahmed/AI)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/ahmadiyah/pertemuan-ahmadiyah-dihadiri-ribuan-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kontribusi Ahmadiyah untuk Pembangunan Nasional Ghana</title>
		<link>http://agamaislam.info/ahmadiyah/kontribusi-ahmadiyah-untuk-pembangunan-nasional-ghana/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/ahmadiyah/kontribusi-ahmadiyah-untuk-pembangunan-nasional-ghana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 14:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi ahmadiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[ I. K. Gyasi &#8211; Misi Islam Ahmadiyah di Ghana akan mengadakan Konvensi Tahunan Nasional yang ke-75 di Pusat Konferensi  Ashongman pada hari Kamis, 11 Maret  sampai dengan Sabtu, 13 Maret 2004. Tema dari Konvensi ini adalah KESATUAN DALAM KERAGAMAN: SEBAGAI CARA UNTUK MENCAPAI STABILITAS DAN PEMBANGUNAN NASIONAL. [Koreksi Oleh Alislam: Jalsa Tanggal adalah 18 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">I. K. Gyasi &#8211; Misi <strong>Islam Ahmadiyah</strong> di Ghana akan mengadakan Konvensi Tahunan Nasional yang ke-75 di Pusat Konferensi  Ashongman pada hari Kamis, 11 Maret  sampai dengan Sabtu, 13 Maret 2004. Tema dari Konvensi ini adalah KESATUAN DALAM KERAGAMAN: SEBAGAI CARA UNTUK MENCAPAI STABILITAS DAN PEMBANGUNAN NASIONAL. [Koreksi Oleh Alislam: Jalsa Tanggal adalah 18 Maret - 19 Maret, 2004]</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-118"></span><br />
Seperti biasa, delegasi akan datang dari Nigeria, Amerika Serikat, Inggris  dan negara-negara lain. Chiefs, seorang publik figur di Ghana dan perwakilan asing di  negara tersebut juga akan menghadiri acara tersebut.</p>
<p>Misi, yang akan membuat Konvensi ini istimewa adalah kedatangan Pemimpin Spiritual Tertinggi Komunitas Muslim Ahmadiyah, yang mulia Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. Dia adalah Khalifah Kelima Komunitas ini.</p>
<p>Tentu saja, Khalifah yang lain juga pernah  berkunjung ke negara ini di masa lalu. Tetapi Hadhrat Mirza Masroor Ahmad memiliki kedekatan dari sisi personal, religius dan pendidikan, dengan negara yang akan dikunjunginya ini.</p>
<p>Jauh sebelum ia diangkat sebagai Pemimpin Spiritual Komunitas ini pada tanggal 22 April 2003, ia telah bertugas selama total delapan tahun di negara ini.</p>
<p>Ia menjabat sebagai Kepala Sekolah dari T.I. Sekolah Menengah Pertama Ahmadiyah, di Salaga, selama dua tahun. Dia kemudian menjadi Kepala Sekolah T.I. Sekolah Menengah Pertama Ahmadiyah di Essakyir di Region Tengah selama empat tahun.</p>
<p>Dua tahun berikutnya, ia menjabat sebagai Manajer di Pertanian milik Ahmadiyah di Ghana Utara. Ia berhasil menunjukkan bahwa gandum bisa ditanam di negeri ini. Dia memiliki ijasah Magister Ekonomi Pertanian.</p>
<p>Sejak misionaris Pakistan yang pertama tiba di Gold Coast pada tahun 1921 untuk menanam benih dari Gerakan Ahmadiyah dalam Islam, Misi ini telah tak henti-hentinya memperjuangkan masalah agama, moral, spiritual, sosial dan pembangunan ekonomi dari anggotanya serta mengupayakan toleransi beragama dan saling pemahaman antara Muslim dengan Muslim dan Muslim dengan non-Muslim.</p>
<p>Kadang-kadang pertanyaan yang muncul  adalah  &#8220;Apa perbedaan antara Anda Ahmadiyah dan kaum muslimin?&#8221; Tentu saja, Ahmadiyah juga Muslim.</p>
<p>Yang pasti, ada perbedaan penafsiran, sama seperti di dunia Kristen, orang  menjumpai perbedaan dalam penafsiran, doktrin dan bahkan dalam liturgi.</p>
<p>Terlepas dari adanya perbedaan penafsiran, Ahmadi Muslim percaya seperti muslim lainnya, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw. adalah utusan Allah.</p>
<p>Ahmadi Muslim diperintahkan untuk melakukan shalat lima waktu yang wajib, terpisah dari shalat sunat. Mereka diperintahkan untuk membayar zakat bagi orang miskin, melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan dan, di mana keadaan memungkinkan, menunaikan ibadah haji ke Mekah.</p>
<p>Sayangnya, memang benar bahwa ada usaha-usaha, baik lokal maupun internasional, untuk menyatakan Ahmadi sebagai non-Muslim dan mencegah mereka melakukan ibadah haji.</p>
<p>Propaganda tersebut tidak menghentikan pengikut Ahmadi dari upayanya mengejar tujuan-tujuan spiritual, moral, agama dan lainnya. Banyak yang telah menunaikan ibadah haji.</p>
<p>Sebagai organisasi keagamaan, Misi di Ghana, sebagaimana komunitasi ini di seluruh dunia, terlepas dari partai politik. Namun, anggota-anggotanya, secara individu bebas untuk menjadi anggota partai politik pilihan mereka.</p>
<p>Anggota perorangan biasa juga bekerja sebagai pegawai negeri atau  partai politik. Tapi tak seorang pun yang diperbolehkan untuk menampilkan atribut partainya pada setiap  pertemuan Misi.</p>
<p>Sesuai dengan ajaran Islam, Misi di Ghana menyadari fakta bahwa konsentrasi pada spiritualitas dan agama saja tidak akan membuat manusia menjadi lengkap.</p>
<p>Misi ini juga menganggap pengetahuan sekuler sebagai sesuatu yang sangat penting. Dengan demikian, Misi ini tidak membuang waktu untuk  membangun sebuah sekolah dasar di Saltpond mana Misionaris pertama menginjakkan kakinya disana. Menteri Kehakiman G.E.K. Aikins, pernah menjabat sebagai Jaksa Agung di Ghana  dan pensiunan Hakim Agung, selalu bangga untuk menyatakan bahwa ia adalah lulusan dari sekolah tersebut.</p>
<p>Misi ini mendirikan Sekolah Menengah Pertama Muslim, SMP Ahmadiyah di Kumasi.</p>
<p>Sekolah itu dibangun pada tahun 1950. Di tahun ke 54 sejak berdirinya, Sekolah ini telah ternyata menghasilkan banyak orang yang memainkan peran sangat penting di negeri ini dan di tempat lain.</p>
<p>Bidangnya bermacam-macam: pendidikan, hukum, kedokteran, akuntansi, bisnis, gereja dan masjid, pengusaha kapal tradisional, perbankan dan sebagainya.</p>
<p>Pendeta, Dr Sam Prempeh, Pemimpin Gereja Presbiterian Ghana, dan Maulvi A. Wahab Adam, Pemimpin Jemaat Islam Ahmadiyah di Ghana, hanya dua contoh dari kontribusi penting yang diberikan oleh sekolah ini dalam mendukung pembangunan dan kemajuan negara.</p>
<p>Sekolah Menengah Ahmadiyah di Kumasi merupakan satu-satunya yang berada di kota besar di negara ini. Selain sekolah tersebut, Misi terus memimpin dalam gerakan mendirikan sekolah menengah di Fomena, Salaga, Potsin, Essakyir dan Asokore (Ashanti).</p>
<p>Sekolah-sekolah tersebut akhirnya diambil alih oleh Negara, demikian pula Nusrat Jahan, Akademi Pelatihan yang didirikan oleh misi ini di Region Barat Atas. Misi juga memiliki sejumlah sekolah dasar di negeri ini.</p>
<p>Sejak awal, sekolah-sekolah ini membuka pintu kepada semua kalangan tanpa memandang agama, jenis kelamin, atau kebangsaan.</p>
<p>Selain mengembangkan mental individu yang berarti memberikan cara untuk mencari nafkah penghidupan, Misi juga percaya bahwa kesehatan adalah penting untuk perkembangan dan kemajuan individu.</p>
<p>Sekali lagi, sadar akan fakta bahwa penduduk di daerah urban seringkali tidak diperhatikan, maka Misi ini membangun rumah sakit dan klinik, sebagian besar berlokasi di daerah non-perkotaan.</p>
<p>Fasilitas kesehatan yang telah dibangun dapat ditemukan di Boadi, dekat Kumasi, Asante Asokore, Techiman di daerah Brong Ahafo, Swedru di wilayah Tengah, Daboase di wilayah Barat, Kokofu di wilayah Ashanti dan Kaleo di wilayah Barat atas.</p>
<p>Beberapa rumah sakit menyediakan perawatan yang disebut dengan cara Barat sementara sisanya memberikan perawatan homeopati.  Perawatan medis dan bedah tersedia juga di beberapa rumah sakit.</p>
<p>Misi Ahmadiyah melaksanakan kegiatan syiarnya dengan tujuan agar orang masuk Islam.</p>
<p>Dalam khotbahnya, Misi ini  menghindari penggunaan bahasa yang mengandung kekerasan. Jika ada kata-kata keras yang digunakan, itu adalah semata-mata kekuatan argumen dan bukan kekuatan senjata, pistol, tombak atau busur dan anak panah.</p>
<p>Selain berkhutbah secara terbuka, Misi ini menggunakan media radio dan televisi. Salah satu program televisinya, ISLAM DALAM PERSPEKTIF, telah diterima dengan baik oleh baik Muslim dan non-Muslim. Memang, tampaknya telah mempunyai peniru.</p>
<p>Misi ini menekankan pentingnya perdamaian dan pemahaman keagamaan sehingga, beberapa tahun yang lalu, Pemimpin Misi di Ghana, Maulvi A. Wahab Adam, mengusulkan mendirikan Pendirian Badan Pemahaman Agama. Bahkan sebelum itu, Misi telah menyediakan sarana bagi  wakil-wakil dari berbagai agama &#8211; Kristen, Islam, Hindu dan Buddha, misalnya &#8211; untuk menyatakan keindahan agama mereka.</p>
<p>Pada konvensi-konvensinya, wakil-wakil dari agama-agama lain juga diundang untuk memberikan pesan-pesan persaudaraan. Undangan ini selalu dihormati.</p>
<p>Terutama tergantung pada kontribusi dari anggota, Misi ini, bagaimanapun, tidak pernah mengurangi tanggung jawabnya dalam hal amal.  Dari waktu ke waktu, Misi telah memberikan sumbangan uang atau materi kepada yang membutuhkan.</p>
<p>Sementara menekankan perlunya anggota untuk beramal, Misi juga mengharapkan para anggotanya dan anggota masyarakat yang lebih luas untuk berjihad dengan tangan dan otak mereka, bekerja keras untuk kehidupan yang baik.</p>
<p>Tema untuk Konvensi tahun ini pantas mendapatkan banyak perhatian. Kita di negara ini terdiri dari berbagai kelompok etnis yang berbeda. Kita datang dari berbagai daerah di negeri ini. Kita memiliki berbagai agama yang berbeda agama atau keyakinan sama namun berbeda sekte . Kita memiliki banyak partai politik yang berbeda-beda.</p>
<p>Kita mengikuti klub-klub sepak bola yang berbeda dan sangat bersemangat terhadap klub-klub tersebut.</p>
<p>Kita memiliki ikatan dengan beberapa asosiasi sekolah yang berbeda. Kita telah bergabung dengan berbagai kelompok sosial, terutama ketika kita berada di luar wilayah tradisional kita.</p>
<p>Pandangan kami dapat diterka, pasti berbeda. Tetapi kita harus melihat perbedaan-perbedaan seperti benang warna-warni yang terjalin membentuk suatu kain, kain kente misalnya.</p>
<p>Warna hijau, emas, biru, merah dan hitam semua menonjol jelas. Tetapi bersama-sama, mereka menghasilkan permadani yang indah dipandang mata. Cobalah untuk mengambil seutas benangnya maka seluruh ciptaan artistik  itu mulai terurai.</p>
<p>Misi Islam Ahmadiyah percaya bahwa, seperti rajutan kain kente, negara bisa maju bila kita bersatu.</p>
<p>Sumber: http://allafrica.com/stories/200403081144.html</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/ahmadiyah/kontribusi-ahmadiyah-untuk-pembangunan-nasional-ghana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Does God Exist: Evidence for God</title>
		<link>http://agamaislam.info/islam-update/does-god-exist-evidence-for-god/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/islam-update/does-god-exist-evidence-for-god/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 10:51:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam Update]]></category>
		<category><![CDATA[existence of God]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[ 
Majority of world’s population are believers in the existence of God and that approximately three fourths of world’s population believe in some form of deity. From amongst those who are unsure about this issue or even
those who do not believe, there appears to be an ongoing expression of a quest for a better understanding [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Majority of world’s population are believers in the <strong>existence of God</strong> and that approximately three fourths of world’s population believe in some form of deity. From amongst those who are unsure about this issue or even<br />
those who do not believe, there appears to be an ongoing expression of a quest for a better understanding of this issue. All this may not be conclusive in its own right but neither is it insignificant in any manner and puts the debate in some context.</p>
<p style="text-align: justify;">We can also infer from this that proof of non-<strong>existence of God</strong> should at least be as much required if not more than the proof of existence of God. The non-believer is after all claiming what is at odds with the belief of majority of world population.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Out of sight, out of mind’ One of the primary arguments given by a non-believer is that since God cannot be seen, heard or touched, this is strong enough a reason to believe in non-existence.</p>
<p style="text-align: justify;">However, we have definite scientific evidence about many things that exist but we cannot perceive them with our primary senses.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Search for God" href="http://www.alislam.org/allah/Search-for-God.pdf" target="_blank">READ MORE..</a></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/islam-update/does-god-exist-evidence-for-god/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BBC Documentary on Jesus in Kashmir</title>
		<link>http://agamaislam.info/islam-update/bbc-documentary-on-jesus-in-kashmir/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/islam-update/bbc-documentary-on-jesus-in-kashmir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 09:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam Update]]></category>
		<category><![CDATA[Jesus Christ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[ This thirty minute documentary by BBC, examines what happened to Jesus Christ after he was put on the cross, based on Bible, historical and medical evidence:
 
Part I -

 Part II -  

Part III


The evidence presented indeed establishes the Quranic claim, &#8220;Allah made the son of Mary and his mother a Sign, and gave [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p>This thirty minute documentary by BBC, examines what happened to Jesus Christ after he was put on the cross, based on Bible, historical and medical evidence:</p>
<p><span> </span></p>
<p><strong><a href="http://www.youtube.com/watch?v=9DXCZFRsyl8" target="_blank">Part I</a> -</strong></p>
<p><object id="9DXCZFRsyl8" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="247" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/9DXCZFRsyl8" /><embed id="9DXCZFRsyl8" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="247" src="http://www.youtube.com/v/9DXCZFRsyl8"></embed></object></p>
<p><strong> <a href="http://www.youtube.com/watch?v=T340DUSq9SY" target="_blank">Part II</a> -  <a href="http://www.youtube.com/watch?v=8cy8M4VzU-Y" target="_blank"></a></strong></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="247" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/T340DUSq9SY" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="247" src="http://www.youtube.com/v/T340DUSq9SY"></embed></object></p>
<p><strong><a href="http://www.youtube.com/watch?v=8cy8M4VzU-Y" target="_blank">Part III</a></strong></p>
<p><strong><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="247" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/8cy8M4VzU-Y" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="247" src="http://www.youtube.com/v/8cy8M4VzU-Y"></embed></object><br />
</strong></p>
<p>The evidence presented indeed establishes the Quranic claim, &#8220;Allah made the son of Mary and his mother a Sign, and gave them refuge on an elevated land of green valleys and springs of running water.&#8221; (Al Quran 23:51)</p>
<p>What happened to Jesus?</p>
<p>Another documentary on the truth behind the crucifixion of Jesus Christ 2,000 years ago on <a href="http://www.youtube.com/watch?v=vz2nL-8CpSM&amp;feature=PlayList&amp;p=1B4CACDBAD8668C2&amp;index=0&amp;playnext=1" target="_blank">YouTube.</a></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/islam-update/bbc-documentary-on-jesus-in-kashmir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Special Case: Ahmadiyah Adalah Islam</title>
		<link>http://agamaislam.info/ahmadiyah/the-special-case-ahmadiyah-adalah-islam/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/ahmadiyah/the-special-case-ahmadiyah-adalah-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 14:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Mirza Ghulam Ahmad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[ By Wolfgang Bruno &#8211; 5/12/2007
Ada gerakan-gerakan dalam Islam, atau kelompok orang yang paling tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai umat Islam, yang memang agak lebih toleran dan tidak seekstrim aliran utama Islam. Salah satu gerakan tersebut adalah komunitas Ahmadiyah.

Gerakan Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad pada tahun 1889. Dia mengajarkan bahwa jihad &#8220;oleh pedang&#8221; telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">By Wolfgang Bruno &#8211; 5/12/2007</p>
<p style="text-align: justify;">Ada gerakan-gerakan dalam<strong><a title="Islam" href="http://1-islam.net" target="_blank"> Islam</a></strong>, atau kelompok orang yang paling tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai umat <strong>Islam</strong>, yang memang agak lebih toleran dan tidak seekstrim aliran utama <strong>Islam</strong>. Salah satu gerakan tersebut adalah komunitas <a title="Ahmadiyah" href="http://ahmadiyya.or.id" target="_blank"><strong>Ahmadiyah</strong></a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-70"></span><br />
Gerakan <strong>Ahmadiyah</strong> didirikan oleh <strong><a title="Mirza  Ghulam Ahmad" href="http://ahmadiyah.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=230&amp;Itemid=85" target="_blank">Mirza Ghulam Ahmad</a> </strong>pada tahun 1889. Dia mengajarkan bahwa <strong>jihad &#8220;oleh pedang&#8221;</strong> telah digantikan oleh <strong>jihad &#8220;dengan pena,&#8221; </strong>dan ingin menyatukan  semua agama di bawah bendera Islam. Dia mengaku sebagai &#8220;Pembaru zaman&#8221; tetapi tidak membawa ajaran baru. Setelah terjadinya perpecahan pada tahun 1914, para pengikutnya terbagi menjadi dua kelompok: The Ahmadiyya Muslim Community dan Gerakan Ahmadiyah Lahore, berpusat di Lahore, sekarang adalah Pakistan. Organisasi utama, Ahmadiyah Muslim Community (kadang-kadang disebut Qadiani dinamakan sesuai nama desa tempat lahir pendiri) mengklaim bahwa <strong>Mirza Ghulam Ahmad </strong>adalah seorang nabi, meskipun ia tidak membawa ajaran baru. Gerakan Ahmadiyah Lahore, di sisi lain, menyebut diri mereka sebagai gerakan reformasi <strong>Islam </strong>dan menjaga anggapan umum umat Islam bahwa Muhammad adalah &#8220;penutup  para nabi&#8221; dan bahwa tidak akan ada nabi baru setelah beliau. Kedua gerakan tersebut bagaimanapun, setuju bahwa Ghulam Ahmad adalah Mahdi dan Al Masih. Mereka juga percaya bahwa Quran tidak mengandung pengecualian.</p>
<p>Ahmadiyah masih mengikuti ritual Muslim tradisional seperti shalat dan puasa, tapi di antara aliran  Muslim mayoritas, terdapat  kecurigaan yang mendalam terhadap mereka, terutama karena gerakan Ahmadiyah telah menegaskan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang nabi, sebuah klaim yang dianggap sesat oleh sebagian besar umat Islam. Konsentrasi terbesar Ahmadiyah ditemukan di anak benua India, di Pakistan dan Bangladesh. Kedua kelompok ini dipandang sebagai sesat oleh pemerintah Saudi, dan dengan demikian tidak diizinkan untuk melakukan ibadah haji ke Mekkah dan Madinah.</p>
<p>Pada <a title="Alislam" href="http://alislam.org" target="_blank">alislam.org</a>, website resmi mereka, Ahmadiyah Muslim Community menyatakan tentang organisasi mereka sebagai berikut:</p>
<p>&#8220;Gerakan Ahmadiyah dalam Islam adalah suatu organisasi keagamaan, dalam lingkup internasional, dengan cabang di lebih dari 178 negara di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Australasia, dan Eropa. Saat ini, jumlah anggotanya melebihi 200 juta di seluruh dunia [catatan: tidak mungkin untuk memverifikasi angka ini, yang hampir pasti telah bertambah], dan jumlahnya meningkat dari hari ke hari. Ini adalah gerakan Islam yang paling dinamis dalam sejarah modern. Gerakan Ahmadiyah didirikan pada 1889 oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) di sebuah desa kecil dan terpencil, Qadian, di Punjab, India. Dia mengaku sebagai pembaharu yang diharapkan di akhir zaman, yang ditunggu komunitas agama-agama dunia sebagai Imam Mahdi dan Al Masih. Gerakan ini adalah pendukung perdamaian, toleransi, cinta dan saling pengertian di antara pengikut agama yang berbeda. Gerakan ini sangat percaya pada dan bertindak atas ajaran Al Quran: &#8220;Tidak ada paksaan dalam beragama.&#8221; (2:257). Gerakan ini sangat menolak kekerasan dan terorisme [penekanan dalam aslinya] dalam bentuk dan untuk alasan apapun. Setelah kematian pendirinya, Gerakan Ahmadiyah telah dipimpin oleh para penerusnya yang terpilih &#8211; Khalifah. &#8221;</p>
<p>Karena mereka merupakan gerakan yang tidak ortodoks dan  merupakan gerakan Islam yang lebih damai Ahmadiyah sering dianiaya oleh umat Islam tradisional di dua daerah Pakistan dan Bangladesh. Dibawah hujatan keras dari Undang-undang di Pakistan Ahmadiyah tidak diperbolehkan untuk berkhotbah, atau bahkan untuk menyebut diri mereka Muslim.</p>
<p>Di bawah Partai Nasional Bangladesh (BNP)- pemerintah yang berkuasa, diskriminasi dan kekerasan terhadap Ahmadiyah semakin meningkat. &#8220;Ini adalah masa yang berbahaya di Bangladesh dimana pemerintah terlibat pelanggaran hukum dalam aksi kekerasan terhadap agama,&#8221; kata Brad Adams, direktur eksekutif Pengawasan Hak Asasi Manusia Divisi Asia. &#8220;Pihak berwenang telah mendukung ekstremis karena  kegagalannya untuk mengadili mereka yang terlibat dalam kekerasan anti-Ahmadi dan dengan melarang publikasi Ahmadiyah.&#8221;</p>
<p>Pada Oktober 2004 Muslim fanatik meruntuhkan sebuah masjid Ahmadiyah, Massa merusak dan merampok rumah-rumah anggota Ahmadiyah, melukai paling sedikit 11. Salah satu yang terluka, Shabju Mia, 52, imam masjid, berakhir di rumah sakit. Saksi mata mengatakan pemimpin BNP lokal memimpin gerakan pengrusakan tersebut.</p>
<p>Pada bulan Juli 2006, koran Bangladesh Daily Star memuat berita tentang Ahmadiyah yang telah menjadi korban, tetapi artikel itu kemudian dihapus, kemungkinan karena adanya tekanan kuat  dari gerakan anti-Ahmadiyah. Polisi menuduh empat Ahmadi telah melakukan khutbah di hadapan publik sebuah desa di Punjab. Para penduduk desa memprotes &#8220;khutbah yang tetap intensif&#8221; dari penganut Ahmadiyah di desa mereka, dan mendesak polisi untuk memastikan penangkapan terhadap mereka yang dituduh. Sekte minoritas ini mengutuk para penegak hukum karena keengganannya untuk bertindak dalam dua insiden penyerangan terhadap Ahmadi pada musim panas yang sama. Gerakan ini percaya hal ini akan mendorong para penentang fanatik untuk lebih agresif. GerakanAhmadiyah menjadi terkurung di rumah-rumah mereka dan tidak dapat pergi bekerja setelah fanatik mengancam akan menyerang mereka.</p>
<p>Ironisnya adalah bahwa meskipun Ahmadi bahkan hampir tidak dianggap muslim oleh muslim lain, sejauh ini satu-satunya muslim yang mendapatkan Hadiah Nobel untuk ilmu pengetahuan adalah seorang Ahmadi. Menurut Hugh Fitzgerald:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Di antara hampir 1.000 penerima Hadiah Nobel dalam bidang sains (Fisika, Kimia, Kedokteran), nampaknya hanya satu penghargaan yang diberikan kepada seorang &#8216;Muslim&#8217; &#8211; Abdus Salam. Beliau tenaga terlatih, sebagian di Laboratorium Cavendish di Cambridge, dan meninggal di Oxford (dimana ia meninggal setelah pension disana), Abdus Salam berbagi penghargaan dengan Sheldon Glashow dan Steven Weinberg. Ada anggapan  bahwa Abdus Salam pantas mendapat 1/3 bagian dari penghargaan tahun 1979 tersebut. Tapi seluruh karirnya bergantung pada akses ke pendidikan dunia Barat. Dan sementara ia menulis tentang &#8216;Wisdom of Islam &#8220;(salah satu yang dilakukan untuk memenangkan Penghargaan Templeton), ia diakui baik di Pakistan, sebagai seorang&#8217; Muslim &#8216;dan juga sebagai Ahmadiyah, sebuah sekte yang dianggap sebagai bukan muslim oleh banyak Muslim di Pakistan, Bangladesh. Klaim ini lebih untuk mengklaim hadiah Nobel nya, bukan penerimanya, dan tidak akan dibahas lagi apabila prestasinya memenangkan hadiah Nobel adalah berhubungan dengan dirinya sebagai Ahmadi yang memiliki kebebasan mental yang lebih besar, dibandingkan dengan penganut Islam ortodoks pada umumnya.</p>
<p>Dalam beberapa hal apa yang dilakukan oleh jemaat Ahmadiyah menunjukkan Islam yang telah bereformasi, namun itu adalah dalam pandangan saya, tak peduli apakan versi Islam mereka akan dapat membentuk suatu alternatif yang baru terhadap mayoritas umat muslim dunia.  Mereka terlalu jauh dari ajaran Islam ortodoks, terutama salah satu cabangnya yang menganggap pendirinya sebagai nabi.  (Damayanti Natalia)</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>*Wolfgang Bruno adalah penulis Eropa. Dia menulis sebuah buku tentang gerakan Internet ex-muslim</em></p>
<p><em>Sumber:</em> <strong>http://www.globalpolitician.com/22785-islam</strong></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/ahmadiyah/the-special-case-ahmadiyah-adalah-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ALQURAN PEDOMAN SEMPURNA</title>
		<link>http://agamaislam.info/tentang-alquran/alquran-pedoman-sempurna/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/tentang-alquran/alquran-pedoman-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 07:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[Kitab Suci]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[ Jalan yang lurus dan sarana utama yang sarat dengan Nur kepastian serta pedoman yang sempurna bagi kesejahteraan keruhanian dan kemampuan intelektual kita adalah Kitab Suci Al-Quran yang juga merupakan pamungkas dalam perbandingan antar agama di dunia. Kitab ini berisi banyak sekali air kehidupan serta mengandung permata yang tidak ternilai tersembunyi di dalamnya. Kitab ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;">Jalan yang lurus dan sarana utama yang sarat dengan Nur kepastian serta <strong>pedoman</strong> yang sempurna bagi kesejahteraan keruhanian dan kemampuan intelektual kita adalah<strong> Kitab Suci Al-Quran</strong> yang juga merupakan pamungkas dalam perbandingan antar agama di dunia. Kitab ini berisi banyak sekali air kehidupan serta mengandung permata yang tidak ternilai tersembunyi di dalamnya. Kitab ini merupakan batu ujian terbaik dalam membedakan kebenaran dari kedustaan. Ia adalah obor tunggal bercahaya terang yang menerangi jalan kebenaran. Tidak diragukan lagi kalau hati dari mereka yang cenderung kepada jalan yang lurus pasti akan tertarik kepada Al-Quran.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-48"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Allah swt telah membentuk hati mereka agar mereka cenderung kepada yang Maha Tercinta sebagaimana laiknya kekasih dan mereka tidak akan menemukan keselesaan di tempat lain. Mereka jika mendengar petunjuk-Nya yang jelas dan nyata, maka mereka tidak akan mendengar kepada yang lainnya lagi. Mereka beriman dengan sukacita pada setiap kebenaran yang dikandung di dalamnya. Kitab tersebut menjadi sarana pencerahan hati yang menerangi nurani serta menjadi pengungkapan hal-hal yang luar biasa. Kitab ini membimbing manusia kepada kemajuan sejalan dengan kemampuan mereka. Mereka yang muttaqi selalu merasakan kebutuhan berjalan di bawah Nur dari Al-Quran. Setiap kali Islam harus berbenturan dengan agama lain karena pengaruh keadaan di setiap zaman maka instrumen tajam dan efektif yang bisa diraih segera adalah Al-Quran. Begitu juga setiap kali ada pemikiran filosofis yang menentangnya maka Al-Quran akan menghancurkan tanaman beracun tersebut dengan pandangan filosofi sejati yang terkandung di dalamnya.</p>
<p>Di zaman modern ini ketika missionaris umat Kristen mulai berpropaganda dan berusaha menarik orang-orang yang bodoh dan tidak terpelajar dari Ketauhidan Ilahi untuk beralih kepada penyembahan seorang mahluk yang lemah serta menggunakan segala macam dandanan menutupi dogma mereka yang diragukan sehingga menciptakan badai di India, adalah Kitab Suci Al-Quran yang telah mengalahkan mereka. Kini mereka tidak lagi mempunyai muka untuk menghadapi orang-orang yang terpelajar dimana apologia1 mereka telah remuk sebagaimana halnya secarik kertas. <strong>(Mirza Ghulam Ahmad dalam Izalai Auham, Amritsar, Riyaz Hind Press, 1308 H; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 3, hal. 381-382, London, 1984).</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dikutip dari: Al-Qur&#8217;an Menurut Mirza Ghulam Ahmad, (Jakarta: <em>Mataram Publishing</em>, 2009).</p>
<p style="text-align: justify;">
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/tentang-alquran/alquran-pedoman-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perkembangan Islam Di Amerika Serikat</title>
		<link>http://agamaislam.info/berita-islam/sejarah-perkembangan-islam-di-amerika-serikat/</link>
		<comments>http://agamaislam.info/berita-islam/sejarah-perkembangan-islam-di-amerika-serikat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 06:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agamaislam.info/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[ Sejarah penyebaran dan perkembangan Islam di Amerika tidak terlepas dengan Black Muslim Amerika.
Gerakan Ahmadiyah dalam Islam, sebuah komunitas ortodoks internasionaal, adalah organisasi pertama yang berhasil menyelenggarakan upaya memperkenalkan Islam di Amerika Serikat dan paling sukses di antara Afro-Amerika.

Mubaligh-mubaligh dikirim ke Amerika oleh Gerakan Ahmadiyah untuk menyebarkan Islam, yang pertama adalah Mufti Muhammad Shadiq, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ <p style="text-align: justify;"><strong>Sejarah</strong> penyebaran dan <strong><a title="Perkembangan Islam" href="http://1-islam.net/berita-islam/99-perkembangan-islam-di-dunia.html" target="_blank">perkembangan Islam </a></strong>di <strong>Amerika</strong> tidak terlepas dengan Black Muslim Amerika.</p>
<p>Gerakan <strong><a title="Ahmadiyah" href="http://ahmadiyya.or.id" target="_blank">Ahmadiyah</a> </strong>dalam Islam, sebuah komunitas ortodoks internasionaal, adalah organisasi pertama yang berhasil menyelenggarakan upaya memperkenalkan Islam di <strong>Amerika Serikat</strong> dan paling sukses di antara Afro-Amerika.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-45"></span><br />
Mubaligh-mubaligh dikirim ke Amerika oleh Gerakan<strong> Ahmadiyah</strong> untuk menyebarkan Islam, yang pertama adalah Mufti Muhammad Shadiq, yang menginjakkan kaki di Amerika pada 15 Februari 1920. Muhammad Sadiq menjadi dekat dengan “Universal Negro Improvement Association” yang didirikan oleh Marcus Garvey dan mengajarkan Islam kepada Garveyites, yang anggota-anggotanya kemudian termasuk Elia Muhammad dan Noble Drew Ali.</p>
<p>Mufti Muhammad Sadiq mulai menerbitkan sebuah majalah bulanan bernama The Muslim Sunrise, yang berisi artikel tentang Islam, isu-isu kontemporer. Majalah ini sampai sekarang pun masih terbit. Muhammad Sadiq menarik banyak orang ke dalam islam dalam kunjungan singkatnya di Amerika, terutama di Detroit dan Chicago antara 1922 dan 1923. Gerakan ahmadiyah walaupun mengalami kemajuan dalam perkembangannya di amerika, pengikutnya tidak pernah sebanyak pengikut Nation of Islam di amerika yang berasal dari seluruh penjuru negara, pada dasarnya adalah karena ahmadiya tidak berkhutbah tentang nasionalisme, tapi mengajarkan ttg islam.</p>
<p>Gerakan Ahmadiyah terus tumbuh dan menyebar. Mereka telah mendirikan lebih dari 40 misi di Amerika dan telah berdiri di lebih dari 120 negara, dengan lebih dari 10 juta anggota. (ALI Sekretaris MURTAZA Informasi Gerakan Ahmadiyah dalam Islam Holliswood, Queens, 7 Mei 1993)</p>
<p>Catatan: Sekarang Ahmadiyah sudah berkembang di 90negara dengan lebih dari 200 juta anggota di seluruh dunia.</p>
<p>Sumber:<strong> http://www.nytimes.com/1993/05/22/opinion/l-islamic-movement-came-to-us-in-1920-424693.html</strong></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agamaislam.info/berita-islam/sejarah-perkembangan-islam-di-amerika-serikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
